Dengan belajar sejarah kita akan mendapat dan mengambil sebagai pelajaran dari masa lalu . Oke selamat belajar

Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya

Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya- Sobat ada yang tahu dengan istilah Dolly ? Ya, Dolly adalah merupakan tempat lokalisasi prostitusi yang berada di Gang Dolly di Surabaya. Usut punya usut Dolly merupakan tempat prostitusi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara... Waaaaaaawwww... Namun untuk sekarang nampaknya fakta tersebut tidak akan ada lagi, soalnya Dolly sudah resmi ditutup oleh pemerintah Surabaya pada tanggal 18 Juni 2014 dimana hal ini adalah keputusan yang diambil oleh Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini.

Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya

Sebenarnya bagaimana asal usul adanya lokalisasi Dolly ini ? mungkin banyak diantara kita yang tidak tahu bahwasannya dolly sudah ada sejak zaman penjajahan dulu. Nah, untuk itu silahkan baca ulasan lengkap mengenai Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya berikut ini.

Sebelum dirubah wajahnya menjadi pemukiman, Dolly adalah kompleks pemakaman Tionghoa di Putat Jaya, Surabaya. Pemerintah kemudian menutup pemakaman ini pada tahun 1966 dan meminta para ahli waris untuk memindahkan jasad kerabat mereka. Setelah penutupan, mulai munculah orang-orang yang berebut tanah bekas makam ini. Sejumlah bangunan makam dan gundungan pun diratakan. Ada beberapa ahli waris yang memindahkan jasad kerabatnya dari daerah ini, tetapi tidak sedikit yang membiarkannya. Kemudian di atasnya mulai-lah dibangun rumah-rumah tinggal.

Nama Dolly sudah terkenal sejak zaman penjajahan belanda dulu, ini adalah nama orang yang berperan dalam perkembangan bisnis dolly ini, diantaranya :

Dolly Khavit
“Pada tahun 1967, muncul seorang bernama Dolly Khavit, seorang wanita yang konon dulunya juga pelac*r, yang kemudian menikah dengan seorang pelaut Belanda,” tulis Tjahjo Purnomo dan Ashadi Siregar dalam Dolly: Membedah Dunia pelac*ran Surabaya, Kasus Kompleks pelac*ran Dolly. Buku ini semula merupakan skripsi Tjahjo di Jurusan Sosiologi Universitas Airlangga, Surabaya.

Dolly Van de Mart
Banyak beragam kisah terkait awal berdirinya Dolly, salah satunya menyebutkan bahwa Dolly adalah merupakan nama dari salah seorang perintis berdirinya usaha prostitusi tersebut di Surabaya. Dolly Van de Mart seorang perempuan keturunan Belanda yang membuka sebuah wisma berisikan para perempuan cantik yang utamanya digunakan untuk melayani tentara Belanda ketika itu. Karena pelayanan yang sangat memuaskan yang diberikan oleh para perempuan cantik tersebut, maka para tentara Belanda itupun akhirnya tertarik untuk kembali datang berkunjung. Tidak hanya itu saja, namun terdapat juga sejumlah masyarakat pribumi yang juga penasaran untuk singgah sampai akhirnya rumah bordil itupun ramai.

Demikianlah Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan Sobat semua. 
0 Komentar untuk "Sejarah Adanya Tempat Prostitusi Dolly di Surabaya"

Jangan lupa tinggalkan comment yaa :)

Back To Top