Dengan belajar sejarah kita akan mendapat dan mengambil sebagai pelajaran dari masa lalu . Oke selamat belajar

Sejarah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah

Sejarah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah- Candi Mendut adalah merupakan sebuah candi yang terletak di Kota Magelang Jawa Tengah, tepatnya berada di jalan mayor kusen daerah kota mungkid. Candi Mendut ini berada tidak jauh dari Candi Borobudur yaitu hampir sekitar 3 kilometer. 

Sejarah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah

Hampir setiap hari Candi mendut ramai dikunjungi para wisatawan domestik maupun mancanegara, dikarenakan letaknya yang sangat strategis. Candi Mendut ini juga ramai dikunjungi pada hari raya Waisak, karena candi ini merupakan pusat prosesi awal acara peringatan Waisak sebelum prosesi bergerak menuju Candi Borobudur.

Sebelumnya kita telah membahas mengenai Sejarah Candi Borobudur. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai Sejarah Candi Mendut. Candi Mendut ini ternyata memiliki keterkaitan dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon. Mengapa demikian ? Ya, karena ketiga candi tersebut terletak antara satu garis lurus di arah utara-selatan.

Lebih lanjutnya ternyata belum ada sampai saat ini yang dapat memastikan kapan Candi Mendut ini didirikan. Namun seorang ahli yang bernama J.G. de Casparis memperkirakan bahwa Candi Mendut ini dibangun pada tahun 824 M oleh raja pertama dari wangsa Syailendra. Tentunya dugaan tersebut didasari dengan sebuah kajian yang dalam. Dugaan itu didasari pada sebuah isi prasasti Karang Tengah yang berisi bahwa Raja Indra telah membuat bangunan suci bernama Wenuwana. J.G. de Casparis memaknai Wenuwana (hutan bambu). Hutan bambu ini kemudian diperkirakan adalah kawasan desa Mendut yang pada waktu itu masih berupa hutan bambu. Maka kemudian disimpulkan bahwa bangunan suci yang dibangun Raja Indra dari dinasti Syailendra tersebut adalah Candi Mendut. Dan menurut perkiraan, sejarah candi mendut ini usianya jauh lebih tua dari candi Borobudur. Diperkirakan usia Candi Mendut ini lebih tua dari pada Candi Borobudur yang sama-sama kita kenal.

Dalam segi arsitektur bangunannya, Candi Mendut ini mempunyai denah dasar berbentuk segi empat. Tinggi bangunan seluruhnya 26,40 m. Tubuh candi ini berdiri di atas batur setinggi sekitar 2 m. Di permukaan batur terdapat selasar yang cukup lebar dan dilengkapi dengan langkan. Dinding kaki candi dihiasi dengan 31 buah panel yang memuat berbagai relief cerita, pahatan bunga dan sulur-suluran yang indah.

Di beberapa tempat di sepanjang dinding luar langkan terdapat jaladwara atau saluran untuk membuang air dari selasar. Jaladwara terdapat di kebanyakan candi di Jawa Tengah dan Yogyakarta, seperti di Candi Barabudhur, Candi Banyuniba, Candi Prambanan dan di Situs Ratu Boko. Jaladwara di setiap candi memiliki bentuk yang berbeda-beda.

Tangga menuju selasar terletak di sisi barat, tepat di depan pintu masuk ke ruangan dalam tubuh candi. Pintu masuk ke ruangan dalam tubuh candi dilengkapi dengan bilik penampil yang menjorok keluar. Atap bilik penampil sama tinggi dan menyatu dengan atap tubuh candi. Tidak terdapat gapura atau bingkai pintu pada dinding depan bilik penampil. Bilik itu sendiri berbentuk lorong dengan langit-langit berbentuk rongga memanjang dengan penampang segi tiga.

Dinding pipi tangga dihiasi dengan beberapa panil berpahat yang menggambarkan berbagai cerita. Pangkal pipi tangga dihiasi dengan sepasang kepala naga yang mulutnya sedang menganga lebar, sementara di dalam mulutnya terdapat seekor binatang yang mirip singa. Di bawah kepala naga terdapat panil begambar makhluk kerdil mirip Gana.

Atap candi itu terdiri dari tiga kubus yang disusun makin ke atas makin kecil, mirip atap candi-candi di Komplek Candi Dieng dan Gedongsongo. Di sekeliling kubus-kubus tersebut dihiasi dengan 48 stupa kecil. Puncak atap sudah tidak tersisa sehingga tidak diketahui lagi bentuk aslinya.

Di sudut selatan, di halaman samping Candi Mendut terdapat batu-batu reruntuhan yang sedang diidentifikasi dan dicoba untuk direkonstruksi.

Hampir semua bagian candi dapat kita temui relief-relief indah dengan berbagai ukuran dan cerita. Semua cerita pada relief candi menggambarkan kehidupan. Ada cerita tentang kehidupa Budha, dan cerita lainnya.

Nah, demikianlah informasi singkat mengenai Sejarah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah, mudah-mudahan artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat serta dapat menambah wawasan pengetahuan sobat semua.

0 Komentar untuk "Sejarah Candi Mendut di Magelang Jawa Tengah"

Jangan lupa tinggalkan comment yaa :)

Back To Top